Thursday, April 29, 2010

Manajemen Konvensi di Hotel Inna Grand Bali Beach

4 komentar

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Travel Motivation
           Travel motivation dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis kategori yang diantaranya terdiri dari :
2.1.1.      Perjalan yang berkaitan dengan pekerjaan atau mendatangi bisnis seperti menghadiri pertemuan atau konvensi perjalan ini disebut dengan perjalanan bisnis. Kategori perjalanan inilah yang menjadi pasar MICE Tourism
2.1.2.      Perjalan untuk kepuasan pribadi seperti perjalanan untuk relaksasi, interaksi sosial atau mempelajari budaya di destinasi wisata. Perjalanan ini disebut dengan perjalan dengan motivasi untuk mendapatkan kesenangan semata. Perjalanan ini bukan merupakan segmen pasar utama dari pariwisata MICE tapi juga bisa menjadi secondary market misalnya mendatangi pameran yang ada di tempat diselenggarakan MICE.

2.2 Tourism System Model
Berdasarkan bagan diatas dapat dilihat bahwa
2.2.1 Travel Generating Region
            Daerah asal wisatawan, dimana wisatawan tinggal. Disini wisatawan mendapat informasi tentang daerah-daerah wisata yang akan dikunjungi melalui biro-biro perjalanan wisata yang ada di daerahnya, melakukan reservasi dan melalui perjalanannya. Perjalanan yang dilakukan memiliki tujuan diantaranya untuk tujuan politik, hukum, penelitian lingkungan, ekonomi, sosial, budaya dan untuk menghadiri konvensi.
2.2.2. Transit Route
            Daerah yang dilalui wisatawan ketika melakukan perjalanan ke daerah tujuan wisata, dimana wisatawan singgah untuk sementara waktu di transit route ini. Contohnya pergantian pesawat.
2.2.3.  Tourism Destination Region
            Daerah yang menjadi tujuan perjalanan wisatawan yang menyediakan sarana dan prasarana kebutuhan wisatawan di derah wisata seperti restaurant, travel agent, akomodasi dan lain sebagainya. Pariwisata dalam perkembangannya sangat rentan terhadap pengaruh dari aspek-aspek seperti politik, ekonomi, hukum dan lingkungan fisik sekelilingnya.

2.3 Pengertian Mice Dan Hubungan Antar Komponen Mice
2.3.1. Pengertian MICE
Yoeti ( 2000:13 ) mengatakan bahwa MICE merupakan suatu rangkaian kegiatan para pengusaha atau professional berkumpul pada suatu tempat yang terkondisikan oleh suatu permasalahan, pembahasan dan kepentingan yang sama.
Pendit ( 1999: 25 ) mengatakan bahwa MICE adalah kegiatan konvensi, perjalanan intensif dan pameran dalam industri pariwisata.
MC. Leod ( 1993 ) mengatakan bahwa sebuah kongres konvensi atau konfrensi adalah sebuah istilah yang biasanya digunakan untuk menguraikan sebuah pertemuaan
( meeting ) yang biasanya diselenggarakan lebih dari 3 hari sampai 6 hari yang berisi speakers program, paripurna, sesi bersama, dan program social yang semuanya didesain untuk memperluas jejaring dan menikmati tempat dilaksankannya kegiatan tersebut.

Menurut akar katanya :
M : MEETING adalah segala jenis bentuk pertemuan yang selalu melibatkan sekelompok orang dengan tujuan tertentu, seperti misalnya : pertemuaan untuk penerapan kebijkan yang baru.
I : INCENTIVE adalah merupakan bonus atau hadiah yang diberikan perusahaan kepada karyawan yang atas prestasi mereka dapat berupa : voucher, uang belanja dan incentive traveling. Dalam hal ini incentive merupakan bonus yang diberikan perusahaan atau Negara kepada delegasinya setelah mengikuti kegiatan pertemuaan di tourism destination region.
C : CONVENTION adalah suatu pertemuan yang cakupannya sangat luas yang mengangkat isu yang lebih luas serta berpengaruh terhadap orang banyak.
E : EXHIBITION adalah pameran untuk menyebarluaskan informasi dan sekaligus promosi yang ada hubungannya dengan penyelenggaraan konvensi atau kegiatan pariwisata.

Menurut keputusan menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi No. KM 108/HM. 703/MPPT-91 yang tertuang dalam UU No.9 tahun 1990 mengatakan bahwa kongres konferensi atau konvensi merupakan suatu kegiatan berupa pertemuan sekelompok orang  ( negarawan, usahawan, cendikiawan dan sebagainya ) untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama.
Dari beberapa pengertian di atas dapat diambil suatu kesimpulan secara umum bahwa konvensi itu adalah istilah yang biasanya digunakan untuk suatu pertemuan yang biasanya diselenggarakan selama tiga sampai enam hari, pembicara dan sesi diatur berdasarkan/dalam bentuk program, yang memuat program diskusi dan program social yang kesemuanya diselenggarakan untuk memperluas kesempatan menjalin hubungan atau kerja sama serta menikmati kenyamanan tempat/daerah dimana konvensi tersebut dilaksanakan yang menjadi nilai tambah/bonus/insentif dari diselenggarakannya konvensi tersebut.

2.3.2.      Hubungan Antar Komponen Mice

 Dari bagan diatas dapat dilihat hubungan komponen MICE adalah sebagai berikut :
a. Tanda panah ke atas
o       Seorang karyawan memiliki suatu prestasi kerja dari suatu perusahaan ataupun asosiasi kemudian dia menerima incentive atau bonus dari perusahaan ataupun asosiasi tersebut atas prestasi kerja yang diraihnya. 
b. Tanda panah yang ke bawah
o       Suatu perusahaan ataupun asosiasi membuat suatu konvensi di suatu tempat, dalam konvensi tersebut ada suatu eksebisi atau pameran yang sesuai dengan tema dari konvensi tersebut, eksebisi tersebut juga bisa menjadi bonus bagi konvensi tersebut. Selain menjadi bonus eksebisi tersebut juga dapat memberikan masukan atau pendapatan ( income ) bagi tempat diadakannya konvensi tersebut, selain itu juga dengan adanya eksebisi tersebut merupakan suatu daya tarik bagi para calon delegasi yang datang. Selain mereka bisa konvensi juga bisa melihat eksebisi yang ada ditempat diselenggarakannya eksebisi tersebut.

Hubungan antar komponen MICE sangatlah erat kaitannya satu dengan lain misalnya  penyelenggaraan meeting dengan incentive. Yang dilihat dari penyelenggaraan meeting di luar daerah perusahaan, kehadiran peserta meeting baik pimpinan maupun karyawan, di daerah yang ditentukan itu sepenuhnya atas biaya perusahaan. Tentunya kehadiran karyawan itu atas prestasi mereka yang gemilang. Kegiatan ini dapat terlaksanakan pada saat yang bersamaaan pimpinan dan karyawan dapat menikmati liburan dimana diadakannya pertemuan tersebut.
Demikian juga halnya dengan komponen MICE lainnya seperti contoh antara convention dengan exebithion. Para praktisi MICE berpendapat bahwa salah satu keberhasilan pelaksaan konvensi dapat  dilihat dari terselenggaranya pameran pada wakru yang bersamaan di tempat itu. keuntungan yang mereka peroleh dengan diadakannya pemeran itu adalah pemasukan dari penyewaan tempat sebagi fasilitas pameran serta memberi daya tarik bagi para delegasi.

2.4. The Market Segment Of Mice
Segmen pasar MICE terdiri lima segmen pasar yang diantaranya terdiri dari :
2.4.1. International congress
Merupakan pertemuan atau konvensi yang dihadiri oleh para peserta yang sebagian besar atau keseluruhannya merupakan anggota dari organisasi-organisasi yang bernaung di bawah panji-panji PBB seperti : UNDP, UNESCO, WHO, WTO, FAO, ESCAP, ICAO dan lain sebagainya.
 2.4.2.      Association Convention
Konvensi yang pada umumnya diselenggarakan oleh suatu organisasi profesi baik untuk tingkat nasional, regional maupun tingkat internasional. Adapun contohnya meliputi :
-          Pertemuan dari Ikatan Ahli Penyakit Dalam se-Asia Fasifik
-          Pertemuan dari Assosiasi LNG sedunia
-          Pertemuan dari Ikatan Dokter se-Indonesia
Termasuk dalam konvensi ini adalah “ Off-Shore Meeting ” yaitu pertemuan suatu asosiasi nasional yang diselenggarakan di luar negeri  misalnya pertemuan ahli kandungan Australia di Bali.
2.4.3.      Incentive Travel Programme
Pertemuan yang diselenggarakan oleh perusahaan besar dengan pesertanya adalah karyawan atau dealer khusus dari perusahaan tersebut yang dianggap telah memajukan perusahaan tersebut. Program semacam ini juga sering disebut sebagai “ Motivational Travel Programmes “.
2.4.4.   Company/Corporate Event
Merupakan suatu pertemuan yang pada umumnya berupa rapat pertemuan anggota direksi (Board Meeting), Sales Seminars, Sales Conference atau Divisional Conference. Rapat kerja departemen-departemen pemerintah dapat juga digolongkan ke dalam event ini.
2.4.5.      Trade Fair/Exhibition
Adalah suatu pameran yang dapat diselenggarakan, baik secara nasional seperti Jakarta fair, secara regional seperti ASEAN fair maupun secara internasional Osaka fair, Hanover fair dan Leipzig internasional fair.

2.5 Mice Menurut PP RI No.67 / 1996
2.5.1. Pasal 6
Jenis usaha jasa pariwisata dapat berupa usaha :
·         Jasa biro perjalanan wisata
·         Jasa agen perjalanan wisata
·         Jasa pramuwisata
·         Jasa konvensi, perjalanan insentif dan pameran
·         Jasa impresariat
·         Jasa konsultan pariwisata dan
·         Jasa informasi pariwisata

 Adapun paragraf yang secara khusus mengatur tentang wisata konvensi seperti yang tercantum di bawah ini :
Paragraf  4
Usaha Jasa Konvensi, Perjalanan Insentif dan Pameran
2.5.2. Pasal 22
Usaha jasa konvensi, perjalanan insentif dan pameran diselenggara-kan oleh Perseroan Terbatas atau Koperasi.
2.5.3. Pasal 23
Badan usaha jasa konvensi, perjalanan insentif dan pameran harus memenuhi persyaratan sekurang-kurangnya :
  • memiliki tenaga profesional dalam jumlah dan kualitas yang memadai
  • mempunyai kantor tetap yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung usaha.
2.5.4.      Pasal 24
1. Kegiatan usaha jasa konvensi, perjalanan insentif dan pameran yang meliputi :
·         Penyelenggaraan kegiatan konvensi
Penyelenggaraan kegiatan konvensi terdiri dari beberapa bagian yang diantaranya meliputi :
- Perencanaan dan penawaran penyelenggaraan konvensi
- Perencanaan dan pengelolaan anggaran penyelenggaraan konvensi
- Pelaksanaan dan penyelenggaraan konvensi
- Pelayanan terjemahan simultan
·         Perencanaan, penyusunan dan penyelenggaraan program perjalanan insentif
·         Perencanaan dan penyelenggaraan pameran
·         Penyusunan dan pengkoordinasian penyelenggaraan wisata sebelum, selama dan sesudah konvensi
·         Penyediaan jasa kesekretariatan bagi penyelenggaraan konvensi, perjalanan insentif dan pameran dan
·         Kegiatan lain guna memenuhi kebutuhan peserta konvensi, perjalanan insentif dan pameran.

2.   Kegiatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf a, huruf b dan huruf c merupakan jenis kegiatan pokok yang wajib diselenggarakan oleh badan usaha jasa konvensi, perjalanan insentif dan pameran.
2.5.5.   Pasal 25
1.   Badan usaha jasa konvensi, perjalanan insentif dan pameran harus wajib :
·         memenuhi jenis dan kualitas jasa yang dikemas dan atau dijanjikan dalam penawaran penyelenggaraan konvensi, perjalanan insentif dan pameran
·         mengurus perizinan yang diperlukan bagi penyelenggaraan kegiatan konvensi dan pameran sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2.   Badan usaha jasa konvensi, perjalanan insentif dan pameran
bertanggung jawab atas keselamatan wisatawan yang melakukanperjalanan wisata berdasarkan program perjalanan insentif yang dijualnya.








 





Uniblue PowerSuite 2010 Build 2.1.2.0 Multilanguage Full Version

2 komentar
Uniblue PowerSuite 2010 Build 2.1.2.0 Multilanguage Incl


Uniblue PowerSuite 2010 Build 2.1.2.0 Multilanguage adalah versi terbaru dari Uniblue Power Suite yang dilengkapi dengan berbagai fitur bahasa, namun sayang tidak ada bahasa Indonesia. Uniblue Power Suite merupakan gabungan dari Speed Up My Pc, Registry Booster dan Driver Scanner, menghasilkan suatu solusi yang ampuhnya luar biasa untuk membuat PC anda seperti baru kembali , memaksimalkan kerja system tools dan tentu saja mempercepat kinerja PC kita.

Masalah yang dihadapi PC kita:
PC kita adalah kombinasi yang komplek dari kecanggihin teknologi masa kini yang mana perlu diatur dan dikelola untuk mendapatkan peforma terbaik PC kita. Tanpa pembaharuan yang teratur, driver yang bertugas menjalankan Pc kita akan usang dan kadaluarsa. Kecuali kalau dibersihkan, system registry PC anda juga akan menjadi tidak teratur. Maka dari itulah diperlukan perubahan menyeluruh dari system sehingga diperlukan semacam software untuk mendukung, baik itu untuk melakukan disk clean up, network boosts, dan mempercepat kinerja PC. 

Maka Solusi Terbaik :
Antivirus saja tidak cukup untuk menjamin peforma dan keamanan dari PC anda, maka tiga produk software dari Uniblue yang dikombinasikan menjadi satu paket yang sangat hebat dan ampuh untuk membantu memastikan kecepatan dan keamanan seluruh system dari PC kita. Driver Scanner berfungsi untuk menganalisa serta memperbaharui driver to meningkatkan fungsi jaringan dan hardware PC kita. Registry Booster memperbaiki registry dan membuang konten yang berbahaya bagi komputer kita. Akhirnya Speed up My PC membersihkan file yang tidak berguna dan melaksanakan berbagai aksi utntuk meningkatakan kecepatan PC kita. Maka Uniblue Power Suite merupakan slusi terbaik untuk PC anda, speed that you can trust.

Fungsi PowerSuite :
•Maximize your computer’s processing power
•Accelerate data download speeds
•Scan, backup and update your PC drivers
•Scan and optimize your PC’s registry, improving system stability
•Benefit from other privacy protection features

OS: Windows NT/2000/XP/2003/Vista/7
Language: Multilanguage
License: Cracked
Size: 15.44 Mb


Wednesday, April 28, 2010

Uniblue SpeedUpMyPc 2010 Pro

2 komentar

Uniblue SpeedUpMyPc adalah sebuah software utility/system tools yang memiliki banyak feature untuk memaksimalkan kinerja Computer kita. Software ini hampir sama dengan Software seperti TuneUp Utilities. Namun Speed Up My Pc lebih di khususkan sebagai system tools.
Speed Up My Pc juga memiliki banyak feature untuk memaksimalkan kinerja komputer kita, agar menjadi lebih stabil dan cepat. 
Dengan menggunakan software ini saya jamin komputer anda akan mengalami peningkatan kinerja yang sangat signifikan.


Di software ini terdapat feature :
  • Memory Optimization yang akan meningkatkan serta mengoptimalkan memory RAM kita dari Problems dan Crashes.
  • CPU Optimization yang akan memonitor penggunaan CPU di OS kita. Jadi kit abisa melihat dan monitor serta memilih aplikasi2 apa saja yang lebih di utamakan (application Booster)
  • Disk Optimization, bisa melihat load yang berjalan pada HDD
  • Internet Optimization, dengan menu ini kita bisa meningkatkan kecepatan Koneksi Internet. Karena mengoptimalkan penggunaan bandwidth yang kita miliki dan menyesuaikannya pada browser kita termasuk untuk beberapa settingan yang berhubungan dengan koneksi kita
  • Start Up Optimization, dengan feature ini kita bisa mengatur Aplikasi2 Start Up pada PC kita. Jadi yang dianggap tidak perlu bisa kita disable sehingga akan mempercepat proses loading ketika computer / laptop kita pertama kali di hidupkan
  • Clean Up, didalam menu ini terdapat feature : File Clean Up, Privacy protector, File Shredder, lalu Uninstall Manager



Fitur Apa Saja Yang Terdapat Di SpeedUp MyPc 2010 :
User Interface:

  • Windows Familiar GUI
  • Otomatis Kinerja Scan
  • Sistem Ikhtisar dan Rekomendasi
  • Ekstensif Manual dan Bantuan
  • Optimasi Sistem Negara
  • System Tray Shortcut
  • Sistem Detil Grafik
Optimasi :
  • CPU Usage Overview
  • CPU Booster Fungsi
  • Memory Usage Overview
  • RAM Optimasi
  • Disk Usage
  • Disk Analyzer dan defrag
  • Internet Speed Analyzer
  • Internet Speed Optimizer
  • Startup Manager
  • Proses Viewer
Clean-Up :
  • Junk Clean-Up Scan
  • Detail Junk Clean-Up Hasil Scan
  • Privacy Protector Scan
  • Detail Privasi Hasil Scan Protector
  • File Shredder
  • Uninstall Manager


 Download   Uniblue SpeedUpMyPc 2010 pro 

 pas : www.remo-xp.com

sumber : www.remo-xp.com

Monday, April 26, 2010

Manfaat Pariwisata dari Berbagai Segi

4 komentar
 I. PENDAHULUAN
Pariwisata adalah suatu kegiatan yang secara langsung menyentuh dan melibatkan masyarakat, sehingga membawa berbagai manfaat terhadap masyarakat setempat dan sekitarnya. Bahkan pariwisata dikatakan mempunyai energi dobrak yang luar biasa, yang mampu membuat masyarakat setempat mengalami metamorphose dalam berbagai aspeknya.Pariwisata mempunyai banyak manfaat bagi masyarakat bahkan bagi Negara sekalipun,manfaat pariwisata dapat dilihat dari berbagai aspek/segi yaitu manfaat pariwisata dari segi ekonomi,social budaya,lingkungan hidup,nilai pergaulan& ilmu pengetahuan,peluang & kesempatan kerja. 



II. MANFAAT PARIWISATA DARI SEGI EKONOMI

Manfaat pariwisata dari segi ekonomi adalah pariwisata menghasilakan devisa yang besar bagi Negara sehingga meningkatkan perekonomian negara.Devisa yang diterima secara berturut-turut pada tahun 1996, 1997, 1998, 1999, dan 2000 adalah sebesar 6,307.69; 5,321.46; 4,331.09; 4,710.22; dan 5,748.80 juta dollar AS (Santosa, 2001). Pada tahun 2002 dan 2003, meskipun mengalami tragedi Kuta (Bom Bali), nilai devisa juga masih tetap tinggi, yaitu US$ 4.496 Milyard tahun 2002 dan US$ 4.307 Milyard tahun 2003.

Kontribusi pariwisata menunjukkan trend yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 1985 penukaran valuta asing senilai 95,105 juta dollar AS. Angka ini mengalami kenaikan, menjadi 456,105 juta dollar AS pada tahun 1990, dan pada tahun1997 (sesaat sebelum krismon) menjadi 1.380,454 juta dollar AS. Selanjutnya, karena nilai tukar dollar yang melonjak, penukaran valuta asing hanya mencapai nilai 865,078 juta dollar AS pada tahun 2000.

Erawan (1999) menemukan bahwa pada tahun1998, dampak pengeluaran wisatawan terhadap pendapatan masyarakat mencapai 45,3%, sedangkan dampak dari investasi di sektor pariwisata adalah 6,3%. Ini berarti bahwa secara keseluruhan, industri pariwisata menyumbang sebesar 51,6% terhadap pendapatan masyarakat Bali. Dilihat dari kesempatan kerja, pada tahun 1998 sebesar 38,0% dari seluruh kesempatan kerja yang ada di Bali dikontribusikan untuk pariwisata.Erawan lebih lanjut mengatakan bahwa dampak pengeluaran wisatawan terhadap perekonomian di Bali terdistribusikan ke berbagai sektor, bukan saja hotel dan restoran. Distribusi juga terserap ke sektor pertanian (17,93%), sektor industri dan kerajinan (22,73%), sektor pengangkutan dan komunikasi (12,62%), sektor jasa-jasa (12,59%), dan sebagainya. Hal ini sejalan dengan data mengenai distribusi pengeluaran wisatawan. Data menunjukkan bahwa selama di Bali, pengeluaran wisatawan yang terserap ke dalam ‘perekonomian rakyat’ cukup tinggi. Selain menghasilkan devisa pariwisata juga memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat sekitar,seperti contohnya adalah tiket masuk suatu kawasan obyek wisata. 



III.MANFAAT PARIWISATA DARI SEGI BUDAYA

Manfaat lain yang muncul dari industri pariwisata ini antara lain dapat terlihat pula dari segi budaya. Dengan pesatnya perkembangan industri pariwisata maka akan membawa pemahaman dan pengertian antar budaya melalui interaksi pengunjung wisata (turis) dengan masyarakat lokal tempat daerah wisata tersebut berada. Dari interaksi inilah para wisatawan dapat mengenal dan menghargai budaya masyarakat setempat dan juga memahami latar belakang kebudayaan lokal yang dianut oleh masyarakat tersebut.

Bali merupakan salah satu contoh nyata daerah wisata yang berkembang amat pesat di Indonesia. Banyaknya turis-turis yang berkunjung ke Bali, baik turis domestik maupun internasional telah membawa dampak yang cukup besar bagi perkembangan daerah itu sendiri. Sedangkan dari segi sosial budaya, Bali merupakan sarana yang tepat bagi pengenalan dan promosi kebudayaan Indonesia kepada dunia internasional.



IV. MANFAAT PARIWISATA DARI SEGI LINGKUNGAN HIDUP

Pariwisata juga  mendatangkan manfaat bagi lingkungan hidup karena sebuah objek wisata apabila ingin banyak mendapatkan kunjungan dari wisataan haruslah terjaga kebersiahannya sehingga kita menjadi terbiasa untuk merawat dan menjaga lingkungan kita agar selalu terjaga kebersihannya.Pembangunan pariwisata tidak mengakibatkan dampak-dampak negatif terhadap lingkungan dan penurunan kualitas tanah atau lahan pertaninan baik lahan perladangan maupun persawahan. Kelestarian hutannya masih tetap terjaga dengan baik. Masyarakat secara bersama-sama dan sepakat untuk melestarikan hutannnya dan tanpa harus ketergantungan terhadap hutan tersebut. Pada dasarnya masyarakat lokal telah sadar terhadap perlunya pelestarian hutan, karena kawasan hutan yang dimaksud merupakan daerah resapan air yang bisa dipergunakan untuk kepentingan hidupnya maupun mahluk hidup yang lainnya serta untuk keperluan persawahan.

V. MANFAAT PARIWISATA DARI SEGI NILAI PERGAULAN DAN ILMU PENGETAHUAN

Manfaat pariwisata yang  kita dapat dari segi nilai pergaulan adalah kita menjadi lebih banyak mempunyai teman dari berbagai Negara dan kita bisa mengetahui kebiasaan orang yang dari masing-masing Negara tersebut sehingga kita bisa mempelajari bagaimana kebiasaan yang baik di masing-masing nagara.Selain itu kita juga mendapat manfaat ilmu pengetahuan dari pariwisata karena dengan mempelajari pariwisata kita juga bisa tahu dimana letak dan keunggualn sebuah objek wisata sehingga kita bisa mempelajari  mengapa sebuah objek wisata tersebut bisa maju dan bisa menerapkan di daerah objek wisata daerah kita yang belum berkembang dengan baik.



VI.MANFAAT PARIWISATA DARI SEGI PELUANG DAN KESEMPATAN KERJA

Pariwisata juga menciptakan kesempatan kerja.Sarana-sarana pariwisata seperti hotel dan perjalanan adalah usaha yang ”padat karya”.Menurut perbandingan jauh lebih banyak untuk hotel dan restoran daripada untuk usaha-usaha lainnya.Untuk setiap tempat tidur dibutuhkan kira-kira 2 corang tenaga.Di Amerika Serikat untuk  tempat tidur diperlukan 279 tenaga kerja.Sudah tentu angka itu berbeda-beda menurut negaranya .Di Indonesia untuk setiap kamar dibutuhkan kira-kira 2 orang tenga kerja.

Itu semua mengenai tenga kerja yang langsung berhubungan dengan pariwisata.Di samping itu,pariwisata juga menciptakan menciptakan peluang kerja yang tidak berhubungan langsung dengan pariwisata.Yang terpenting  di bidang kontruksi bangunan dan jalan.Banyak bangunan yang didirikan untuk hotel,restoran,toko artshop,dll.Wisatawan-wistawan juga memerlukan makan dan minum,ini semua secara tidak langsung menciptakan lapangan kerja di bidang pertanian.Jadi, pariwisata mempunyai banyak manfaat dari segi peluang dan kesempatan kerja




Sarana dan Prasarana Pariwisata

1 komentar


I. Prasarana Pariwisata

Prasarana pariwisata adalah semua fasilitas utama atau dasar yang memungkinkan sarana kepariwisataan dapat hidup dan berkembang dalam rangka memberikan pelayanan kepada para wisatawan.
Termasuk prasarana pariwisata:
·         Prasarana perhubungan, meliputi: jalan raya, jembatan dan terminal bus, rel kereta api dan stasiun, pelabuhan udara (air-port) dan pelabuhan laut (sea port/harbour)
·         Instalasi pembangkit listrik dan instalasi air bersih.
·         Instalasi penyulingan bahan bakar minyak.
·         Sistem pengairan atau irigasi untuk kepentingan pertanian, peternakan dan perkebunan.
·         Sistem perbankan dan moneter.
·         Sistem telekomunikasi seperti telepon, pos, telegraf, faksimili, telex, email, dan lain.
·         Prasarana kesehatan seperti rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat.
·         Prasarana, keamanan, pendidikan dan hiburan.


II. Sarana Pariwisata
Sarana Pariwisata adalah fasilitas dan perusahaan yang memberikan pelayanan kepada wisatawan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Maju mundurnya sarana kepariwisataan tergantung pada jumlah kunjungan wisatawan.
Sarana pariwisata meliputi: 
  • PERUSAHAAN PERJALANAN SEPERTI TRAVEL AGENT, TRAVEL BUREU DAN TOUR OPERATOR
  • PERUSAHAAN TRANSPORTASI, TERUTAMA TRANSPORTASI ANGKUTAN WISATA
  • BIRO PERJALANAN WISATA
Adalah perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan paket wisata dan agen perjalanan.
Kegiatan usaha biro perjalanan wisata:
§         Menyusun dan menjual paket wisata luar negeri atas dasar permintaan.
§         Menyelenggarakan atau menjual pelayaran wisata (cruise).
§         Menyusun dan menjual paket wisata dalam negeri kepada umum atau atas dasar permintaan.
§         Menyelenggarakan pemanduan wisata.
§         Menyediakan fasilitas untuk wisatawan.
§         Menjual tiket/karcis sarana angkutan, dan lain-lain.
§         Mengadakan pemesanan sarana wisata.
   §         Mengurus dokumen-dokumen perjalanan sesuai dengan peraturan yang berlaku.  
  •  AGEN PERJALANAN WISATA
Adalah perusahaan yang melakukan kegiatan penjualan tiket (karcis), sarana angkutan, dan lain-lain serta pemesanan sarana wisata.
§         Kegiatan APW:
1.Menjual tiket, dan lain-lain
2.Mengadakan pemesanan sarana wisata
3.Mengurus dokumen-dokumen perjalanan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • CABANG BIRO PERJALANAN UMUM
Adalah satuan-satuan usaha dari suatu Biro Perjalanan Umum Wisata yang berkedudukan di tempat yang sama atau ditempat lain yang memberikan pelayanan yang berhubungan dengan perjalanan umum.

  • INDUSTRI-INDUSTRI DALAM KEPARIWISATAAN
§         Pengakutan
§         Akomodasi
§         Segala sesuatu yang menarik wisatawan untuk berkunjung sesuai sifat kegiatan perusahaan perjalanan dibagi menjadi:
  1. Wholesaler adalah perusahaan perjalanan yang menyusun acara perjalanan wisata secara menyeluruh atau secara khusus menjual paket perjalanan wisata kepada Retail Travel Agent
  2.   Retailer atau Retailer Travel Agent adalah biro perjalanan yang menjual perjalanan wisata secara langsung kepada wisatawan

  • HOTEL DAN JENIS AKOMODASI LAINNYA
  • Yang termasuk jenis akomodasi: hotel, motel, wisma, pondok wisata, villa, apartemen, karavan, perkemahan, kapal pesiar, yacht, pondok remaja dan sebagainya.
Ø      Serviced Accomodation, akomodasi yang menyediakan fasilitas dan pelayanan makanan dan minuman.
Ø      Non-Service Accomodation, akomodasi yang tidak menyediakan makanan dan minuman. Sekurang-kurangnya harus menyediakan kamar berperabot (furnished room) dan tenaga untuk melayani keperluan tamu.


  • BAR, RESTORAN, KATERING DAN USAHA JASA BOGA LAINNYA
  • TOKO CENDRAMATA DAN PUSAT KERAJINAN
  • DAYA TARIK WISATA
  • Suatu obyek daya tarik wisata pada pinsipnya harus memenuhi tiga persyaratan berikut:
Ø      Something to see (ada yang dilihat)
Ø      Something to do (ada yang dikerjakan)
Ø      Something to buy (ada yang dibeli/suvenir)


§         Obyek atau Daya Tarik Wisata dapat dibedakan menjadi tiga:
Ø      Obyek Wisata Alam: laut, pantai, gunung, danau, fauna, flora, kawasan lindung, cagar alam, pemandangan alam.
Ø      Obyek Wisata Budaya: upacara kelahiran, tari-tari tradisional, pakaian adat, perkawinan adat, upacara laut, upacara turun ke sawah, cagar budaya, bangunan bersejarah, peninggalan tradisional, festival budaya, kain tenun tradisional, tekstil lokal, pertunjukan tradisional, adat-istiadat lokal, musem, dll.
Ø      Obyek Wisata Buatan: sarana dan fasilitas olehraga, permainan (layang-layang), hiburan (lawak, akrobatik), ketangkasan (naik kuda), Taman rekreasi, taman nasional, pusat-pusat perbelanjaan dan lain-lain.

  • ORGANISASI KEPARIWISATAAN
Adalah suatu badan yang langsung bertanggung jawab terhadap perumusan dan kebijakan kepariwisataan dalam lingkup nasional.
  • Sebagai lembaga yang bertanggung jawab tentang maju mundurnya pariwisata di suatu negara.
  • Lembaga yang bertanggung jawab tentang pembinaan, perencanaan, pengembangan dan promosi kepariwisataan baik dalam lingkup lokal, nasional dan internasional.
  • Bertanggung jawab untuk mengadakan penelitian memperbaiki produk dan mengembangkan produk baru sesuai dengan ketentuan.
  • Melakukan koordinasi dan kerjasama  dengan departemen yang berkaitan dengan kegiatan kepariwisataan.
  • Sebagai badan yang mewakili negara dalam kegiatan dan percaturan kepariwisataan internasional

III. SARANA PENUNJANG
Sebagai akibat dari perkembangan kunjungan wisatawan, berbagai sarana penunjang tumbuh dengan pesat di pusat hunian wisata ataupun di kawasan obyek wisata seperti misalnya restoran, art shop, pasar seni, sarana hiburan, dan rekreasi.